Peringatan Maulid Nabi dan Haul Akbar di RT 01/01 Desa Padurenan Dihadiri Kepala Desa

Padurenan Posthing.id – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H/2026 M sekaligus Haul Akbar untuk almarhum Kong Maung bin Dagang dan almarhumah Ibu Sani binti Nili berlangsung khidmat di RT 01/01, Desa Padurenan, Kecamatan Gunung Sindur.

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Desa Padurenan Ralih Hidayat, para kepala dusun, ketua RT dan RW, tokoh masyarakat, ustaz dan ustazah, serta warga Desa Padurenan yang turut memadati lokasi acara.

Peringatan Maulid dan Haul Akbar tahun ini mengusung tema “Jangan Pernah Melupakan Asal Muasalmu, Karena Sampai di Titik Ini Wasilah Para Pendahulumu.” Tema tersebut menjadi pengingat agar masyarakat tidak melupakan jasa orang tua dan para pendahulu, serta terus menjaga silaturahmi dan meneladani akhlak Rasulullah SAW.

Rangkaian kegiatan diisi dengan pembacaan selawat, doa bersama, dan tausiah keagamaan. Suasana khidmat dan penuh kekeluargaan terlihat selama acara berlangsung.

Dalam wawancaranya, Kepala Desa Padurenan Ralih Hidayat menyampaikan apresiasi kepada keluarga besar Kong Maung bin Dagang dan Ibu Sani binti Nili yang telah menyelenggarakan kegiatan tersebut. Ia juga mengajak seluruh keluarga besar untuk terus menjaga kekompakan dan kebersamaan.

“Terus jaga kekompakan ini. Semoga keluarga besar dan seluruh masyarakat Desa Padurenan selalu diberikan keberkahan, rezeki yang lancar, serta keluarga yang sakinah. Semoga kegiatan ini juga menjadi amal jariyah bagi almarhum Kong Maung bin Dagang dan almarhumah Ibu Sani binti Nili,” ujarnya.

Sementara itu, Ustaz Marwan Darmawan, mewakili panitia dan keluarga besar, menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah hadir dan membantu pelaksanaan kegiatan. Bantuan tersebut diberikan dalam berbagai bentuk, baik harta benda, pikiran, maupun tenaga.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila masih terdapat kekurangan selama pelaksanaan acara.

Menurut Ustaz Marwan, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi momentum peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, tetapi juga merupakan pelaksanaan Haul pertama bagi almarhum Kong Maung bin Dagang dan almarhumah Ibu Sani binti Nili.

Ia menjelaskan, pelaksanaan haul berawal dari gagasan para orang tua dan ustaz di lingkungan setempat untuk memperbaiki dan membangun makam. Setelah pembangunan makam selesai, kegiatan tersebut kemudian dilanjutkan dengan peringatan Maulid Nabi dan Haul Perdana.

Dalam kesempatan itu, Ustaz Marwan juga menyampaikan pesan kepada keluarga besar agar selalu menjaga kerukunan.

“Jadilah kedua tangan, jangan menjadi kedua telinga. Meskipun tugasnya berbeda, kedua tangan tetap akur. Intinya, kita sebagai keluarga harus akur, jangan ada perbedaan. Kita semua saudara, saling menyapa dan menjalin silaturahmi,” tuturnya.

Kegiatan tersebut diharapkan dapat mempererat hubungan antaranggota keluarga dan masyarakat. Panitia dan keluarga besar juga berharap pelaksanaan kegiatan pada tahun mendatang dapat berlangsung lebih kompak dan meriah.(chr)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *