Sambut Hari Anak Nasional, Morinaga Ajak Orang Tua Rayakan Keunikan Anak Tanpa Tuntutan Sempurna

Posthing.id – Menyambut Hari Anak Nasional 2026, Morinaga mengajak para orang tua untuk mengubah cara pandang dalam mendampingi tumbuh kembang anak. Alih-alih mengejar kesempurnaan, anak perlu diberikan ruang untuk tumbuh, bereksplorasi, dan mengembangkan potensi unik yang dimiliki.

Di tengah persaingan global yang semakin kompleks, Indonesia membutuhkan generasi masa depan yang kreatif, tangguh, mampu berkolaborasi, serta memiliki empati. Karakter tersebut dinilai tidak lahir dari tuntutan agar anak unggul di semua bidang, melainkan dari lingkungan yang mendukung mereka mengenali diri, percaya diri, dan berkembang sesuai potensinya.

Brand Group Manager Morinaga, Gregorius Daru, mengatakan banyak orang tua memiliki keinginan memberikan yang terbaik bagi anak. Namun, dukungan tersebut seharusnya tidak berubah menjadi tekanan untuk selalu tampil sempurna.

“Anak membutuhkan kesempatan menikmati masa kecilnya, mengenali dirinya, dan menemukan potensi yang membuatnya unik. Peran orang tua adalah memberikan fondasi terbaik melalui nutrisi, stimulasi, dan dukungan yang tepat agar mereka tumbuh percaya diri dan siap menghadapi masa depan,” ujarnya.

Sebagai bagian dari komitmen Beyond Nutrition, Morinaga menghadirkan Dunia Generasi Platinum: Door of Future – Advance Intelligence Lab yang akan berlangsung pada 25–26 Juli 2026 di The Dome, Senayan Park, Jakarta.

Acara ini dirancang sebagai pengalaman interaktif bagi keluarga melalui berbagai aktivitas, seperti permainan untuk mengeksplorasi kecerdasan anak, stimulasi dan edukasi keluarga, pemeriksaan potensi anak, pertunjukan musikal, permainan panggung, hingga berbagai aktivitas yang dapat dinikmati bersama.

Selain menghadirkan pengalaman langsung, Morinaga juga meluncurkan video edukasi di kanal YouTube resminya. Film pendek tersebut mengangkat kisah seorang ibu yang menginginkan anaknya selalu sempurna. Namun, seiring waktu, ia menyadari bahwa tuntutan tersebut justru menghilangkan keceriaan, spontanitas, rasa ingin tahu, dan keberanian sang anak untuk bereksplorasi.
Melalui cerita tersebut, Morinaga ingin mengingatkan bahwa setiap kesalahan, proses belajar, dan eksplorasi merupakan bagian penting dalam pembentukan karakter dan potensi anak.

Mengusung pesan “Children aren’t meant to be perfect. They’re meant to be children.”, Morinaga mengajak seluruh keluarga Indonesia untuk merayakan keunikan setiap anak, memberikan nutrisi dan stimulasi yang tepat, serta mendampingi mereka membuka berbagai peluang menuju masa depan yang lebih baik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *