Posthing.id – Pemerintah Desa Rawakalong menggelar Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) di Masjid Al-Barkah, Dusun Pondok Miri, Desa Rawakalong, pada Sabtu (11/7/2026). Kegiatan tersebut berlangsung khidmat dan mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat.
Acara dihadiri oleh Kepala Desa Rawakalong Wardi, Sekretaris Desa Jawanih, S.H., Ketua MUI Desa Rawakalong Ustaz Mahdi, Ustaz Herman Sule, Ketua Forum Silaturahmi Ulama dan Umaro (FOSIRU) Desa Rawakalong Ustaz Abdul Latif, para kepala dusun, ketua RT dan RW, para ustaz dan ustazah, tokoh agama, tokoh masyarakat, peserta lomba, serta warga Desa Rawakalong, khususnya masyarakat Dusun Pondok Miri.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Rawakalong Wardi menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Ketua MUI Kecamatan Gunung Sindur, KH. Ahmad Fatoni, S.Ag., yang telah berkenan hadir untuk memberikan sambutan sekaligus motivasi kepada masyarakat Desa Rawakalong.
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada MUI Desa Rawakalong selaku penyelenggara kegiatan MTQ, yang diketuai oleh Ustaz Abdul Mahdi, atas kerja keras dalam menyukseskan pelaksanaan acara.
“Mudah-mudahan dengan adanya acara MTQ ini dapat menggali potensi masyarakat sekaligus mempererat ukhuwah Islamiah. Semoga anak-anak kita semakin semangat dalam membaca Al-Qur’an,” ujar Wardi.
Sementara itu, Ketua Panitia MTQ, Ustaz Herman Sule, menyampaikan bahwa jumlah peserta MTQ tahun ini mengalami peningkatan yang cukup signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.
“Alhamdulillah, peserta MTQ tahun ini meningkat sekitar 78 hingga 80 persen dibandingkan tahun lalu,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, MTQ tahun ini melibatkan empat orang dewan juri dan satu orang hakim. Para juri merupakan perwakilan dari masing-masing dusun yang ada di Desa Rawakalong guna memastikan proses penilaian berlangsung objektif dan profesional.
Menurutnya, para juara MTQ tingkat desa nantinya akan dipersiapkan untuk mengikuti Musabaqah Tilawatil Qur’an tingkat Kecamatan Gunung Sindur.
“Insyaallah para pemenang MTQ akan diikutsertakan pada perlombaan tingkat kecamatan. Kami berharap penyelenggaraan MTQ pada tahun mendatang dapat berlangsung lebih baik dan semakin berkembang. Selain itu, kami juga berharap anak-anak usia 6 hingga 8 tahun dapat menjadi generasi penerus yang mampu mengharumkan nama Desa Rawakalong pada masa mendatang. Semoga seluruh rangkaian kegiatan ini berjalan lancar dan sesuai harapan,” pungkasnya.
Pelaksanaan MTQ tersebut diharapkan tidak hanya menjadi ajang perlombaan membaca Al-Qur’an, tetapi juga menjadi sarana pembinaan generasi muda agar semakin mencintai Al-Qur’an, meningkatkan kualitas bacaan, serta mempererat silaturahmi dan kebersamaan masyarakat Desa Rawakalong.(chr)

