Posthing.id – Majelis Zikir dan Ilmu Thoriqoh Qadiriyah wan Naqsyabandiyah (TQN) Al-Chalwani kembali digelar di Musholla Baiturrahim pada Jumat malam (13/3/2026) usai salat tarawih.
Kegiatan tersebut diikuti puluhan jamaah yang berasal dari wilayah Gunung Sindur, Tangerang Selatan, serta daerah sekitarnya.
Rangkaian acara dimulai dengan pembacaan selawat, dilanjutkan dengan pembacaan hijib bukhori, surat Al-Waqiah, dzikir dan sholawat bersama, tausiah agama, serta doa penutup. Setelah acara selesai, para jamaah melanjutkan kegiatan dengan bersalaman, foto bersama, serta ramah tamah sambil menikmati hidangan yang telah disediakan.
Diketahui, TQN merupakan salah satu thoriqoh muktabarah atau tarekat yang diakui di Indonesia. Tarekat ini merupakan gabungan dari ajaran Abdul Qadir al-Jailani dari Tarekat Qadiriyah dan Bahauddin Naqshband dari Tarekat Naqsyabandiyah.
Dalam kegiatan tersebut, pembinaan jamaah dipimpin oleh Kiai Abdul Basyid Zawawi, yang juga merupakan Ketua Jam’iyyah Ahlith Thariqah Al-Mu’tabarah An-Nahdliyyah (JATMAN) wilayah Gunung Sindur, Bogor.
Dalam tausiyahnya, ia menyampaikan bahwa pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadan umat Islam dianjurkan untuk meningkatkan ibadah dan amal saleh agar memperoleh ampunan dari Allah SWT serta terbebas dari api neraka.
Ia mengajak para jamaah untuk memperbanyak salat malam atau tahajud, membaca Al-Qur’an, berdzikir, berdoa dengan khusyuk, bersedekah, serta meningkatkan kesabaran dalam menjalankan ibadah puasa. Selain itu, ia juga mengingatkan pentingnya menghidupkan malam Lailatul Qadar dengan berbagai amalan ibadah.
Di akhir tausiyahnya, Kiai Abdul Basyid Zawawi juga menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin kepada seluruh jamaah serta berharap dapat kembali bertemu dalam kegiatan halal bihalal setelah Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.
Sementara itu, Ketua Majelis Zikir dan Ilmu TQN Al-Chalwani, Nurdi Yansyah, menyampaikan terima kasih kepada seluruh jamaah yang telah hadir dalam kegiatan tersebut.
Ia menjelaskan bahwa majelis zikir ini rutin dilaksanakan setiap pekan, tepatnya pada malam Sabtu setelah salat Isya.
Menurutnya, kegiatan yang dilaksanakan kali ini juga menjadi pertemuan terakhir selama bulan suci Ramadan sekaligus momentum menyambut datangnya Hari Raya Idulfitri.
“Saat ini tercatat sekitar 33 jamaah aktif yang berasal dari wilayah Gunung Sindur, Tangerang Selatan, dan sekitarnya,” ujarnya.
Nurdi berharap setelah Hari Raya Idulfitri jumlah jamaah yang mengikuti majelis zikir ini dapat terus bertambah.
Menurutnya, mengikuti majelis zikir memberikan banyak manfaat, terutama dalam menambah ilmu agama serta mempererat tali silaturahmi antarjamaah.
“Alhamdulillah, dengan mengikuti majelis ini kita dapat menambah ilmu, menjaga silaturahmi, dan semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT,” ungkapnya.
Ketua DKM Musholla Baiturrahim, Ustaz Masid, juga menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh jamaah yang telah hadir serta memohon maaf lahir dan batin menjelang Hari Raya Idulfitri.
Ia berharap kegiatan majelis zikir tersebut dapat kembali dilaksanakan setelah Lebaran.
“Semoga kita dapat bertemu kembali pada majelis berikutnya setelah Hari Raya Idulfitri,” tuturnya. (chr)

